MOS Jadi Ajang Plonco, Bupati Dedi Siap Copot Kasek|

  • Whatsapp

(Purwakarta) – Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi akan copot kepala Sekolah yang kedapatan di sekolahnya ‘memanfaatkan’ Masa Orientasi Siswa (MOS) atau Masa Bimbingan Siswa Baru digunakan ajang perploncoan.

Ditemui saat mengumpulkan para pembina kesiswaan dan ketua osis SMA sederajat di bale Nagri, Senin (27/07), Dedi pun meminta OSIS agar benar2 memberikan tugas kepada siswa baru pada hal-hal yang produktif.

“ospek atau apapun namanya itu, saya tidak mau lagi ada kegiatan yang tidak produktif di dalamnya. Misalnya, anaknya dikuncirin tiba-tiba, rambutnya jadi berantakan. Kan ini tidak logis”, jelas Dedi.

Menurut Dedi, Masa bimbingan siswa boleh memberikan tugas pada siswa baru, asalkan kegiatannya produktif. Misalkan tugas membuat tas dari plastik atau karung bekas tepung.
“Tas daur ulang dari apapun bahannya, boleh tuh dikasih tugas. Asalkan tasnya digunakan selama siswa baru itu bersekolah. Ini kan produktif. Termasuk hal produktif lainnya” tambahnya.
Sehingga menurut Dedi, Masa bimbingan Siswa baru di sekolah, harus menjadi ajang menunjukan kreasi anak-anak dan kreatifitas ini dilakukan dengan serius, sehingga lahirlah ketekunan anak dalam melahirkan produk.

“ini yang perlu dilakukan di sekolah, mengembangkan bakat, menanamkan karakter kuat dan keyakinan pada anak dan kebanggaan akan hasil karya sendiri” tutupnya.

Dedi sendiri setelah mengumpulkan para ketua osis dan wakil Kasek bidang kesiswaan, menyempatkan memberikan motivasi pada MOS siswa baru di SMAN 1 Purwakarta.

Hunas Setda Purwakarta

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *