Dedi Mulyadi: Anak Dibawah Umur Tidak Boleh Merokok!

  • Whatsapp

(Purwakarta) Setelah melarang bagi anak dibawah umur (17thn)  untuk mengendarai motor, Bupati Purwakarta  H. Dedi Mulyadi SH, kembali melakukan kebijakan terobosan baru bagi anak-anak  dibawah umur tersebut. Terobosan kebijakan tersebut  yaitu melarang bagi anak-anak dibawah umur untuk merokok.

Hal tersebut dikatakan Dedi selain untuk menciptakan generasi hebat dan mendidik anak, juga larangan tersebut penjabaran dari Peraturan Bupati (Perbub) Desa Berbudaya (Daerah Pedesaan) yang akan dijadikan Peraturan Desa (Perdes) dan lingkungan Berbudaya (daerah Perkotaan).

“Anak dibawah 17 tahun tidak boleh merokok, ini bagian dari mendidik anak. Dan ini juga merupakan penjabaran dari Perbup tentang Desa Berbudaya dan Lingkungan Berbudaya”.  kata Dedi kepada sejumlah awak media di ruang kerjanya, Rabu 23 September 2015.

Dikhawatirkan apabila anak yang membeli rokok menjual nama orang tuanya, Dedi juga melarang bagi orang tua yang menyuruh anak untuk membeli rokok. Karena warung-warung juga tidak boleh melayani anak di bawah umur yang membeli rokok.

“Pokoknya kalau orang tua ingin membeli rokok, jangan menyuruh anak. Tapi beli sendiri. Saya juga akan melarang pada warung-warung untuk untuk melayani anak dibawah umur untuk membeli rokok ”, larangnya

Saat ditanya sangsi bagi anak yang meroko, Dedi menjelaskan kalau anak-anak masih merokok akan mencabut jaminan sekolah, jaminan kesehatan dan tidak naik kelas.

“ Sangsinya bagi yang merokok, jaminan sekolah dan jaminan kesehatan akan dicabut dan tidak anak naik kelas. Nanti akan ketahuan kalau ada siswa yang merokok, karena saya dan para dokter akan melakukan razia ke sekolah-sekolah untuk memeriksa mereka apakah mereka merokok atau tidak ?”, ancam Dedi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *