Sibuk Aktivitas, Bupati Purwakarta Tetap Miliki Waktu untuk Asuh Anak

  • Whatsapp

PURWAKARTA – Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika memiliki segudang aktivitas dalam setiap harinya. Berdasarkan jadwal harian, kegiatan istri Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Dedi Mulyadi itu tidak pernah kosong. Jenis kegiatannya pun beragam, mulai dari menghadiri undangan kedinasan sampai sekedar menemui warga yang berkeinginan untuk sowan.

Meski begitu, dirinya tidak pernah melupakan fitrah sebagai seorang ibu. Apalagi, kini dia memiliki puteri balita bernama Hyang Sukma Ayu (1,5). Dua putera lainnya yakni Ahmad Habibi Bungsu Maula Akbar (21) dan Yudhistira Manunggaling Rahmaning Hurip (17) sudah beranjak dewasa. Fokus mantan Mojang Purwakarta itu pun kini lebih banyak kepada puteri bungsunya.

Menurut Anne, sebagai warga negara, dirinya memang memiliki tugas memimpin daerah yakni Kabupaten Purwakarta. Akan tetapi dia pun tidak bisa menafikan tugasnya sebagai seorang istri dan sebagai ibu. Karena itu, dia memiliki komitmen tinggi untuk menjalankan semua tugas itu dengan baik.

“Para ibu lain pun sama, banyak juga yang seperti saya. Artinya, ada tugas di rumah mengasuh anak, tentunya tugas sebagai kepala daerah pun tidak mengganggu tugas rumah. Selama ini saya rasakan saling beriringan dan tidak menjadi masalah. Kuncinya, membagi waktu dengan baik,” kata sosok yang akrab disapa Ambu Anne itu. Tepatnya saat ditemui di rumah dinasnya, Jalan Gandanegara No 25, pada Sabtu (9/1/2021).

Anne pun sempat menceritakan suka dukanya selama memimpin Purwakarta. Dia turut prihatin tentang beberapa kegiatan rutin daerah yang terpaksa ditunda atau dibatalkan akibat pandemi COVID-19. Meski begitu, dirinya mengaku tidak kehilangan semangat apalagi kini vaksin sudah terdistribusi dari pemerintah pusat.

“Penyesuaian kegiatan dan interaksi terus kita lakukan. Agenda pemerintah terus berjalan dengan beberapa catatan. Ya itu tadi, disesuaikan dengan protokol kesehatan,” katanya.

Tips Aktivitas di Masa Pandemi

Menurut Anne, penyesuaian tersebut tidak lantas menghapus aktivitas secara keseluruhan. Pada prinsipnya, langkah 3M, yakni Mencuci Tangan, Menggunakan Masker dan Menjaga Jarak tetap menjadi jurus andalan sebelum pandemi ini berakhir. Dia berujar, keselamatan warga tetap menjadi prioritas.

“Para ibu khususnya dan kita semua pada umumnya yang memiliki tugas di luar rumah agar tetap bisa menjaga diri. Caranya lakukan 3M di manapun berada. Itu penting sekali,” katanya.

Anne pun mengakhiri pernyataannya dengan sebuah pesan bahwa keluarga harus dijadikan sumber energi positif saat melakukan aktivitas. Hal ini penting agar imunitas fisik dan mental tetap terjaga selama dan sesudah pandemi nanti.

“Ngobrol dan bercengkrama bersama keluarga juga sangat penting. Imunitas jiwa kita terbangun dari sana. Sehingga energi positif muncul sebagai bekal kita dalam menjalankan tugas harian. Pokoknya, untuk warga Purwakarta, tetap jaga kesehatan,” ujarnya. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *